8 Resepsi Pernikahan Menurut Ajaran Islam yang Perlu Kamu Ketahui

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, pernikahan adalah suatu peristiwa agung bagi setiap orang yang akan menikah. Dalam kacamata agama Islam, pernikahan membutuhkan resepsi pernikahan atau disebut juga walimah.

Resepsi Pernikahan Islami

undangan.id

Walimah seperti yang telah diajarkan Rasulullah Saw Kepada umatnya ketika putrinya, Fatimah RA dipinang oleh Ali bin Abi Thalin RA. Rasulullah bersabda : “Sesunggugnya pada perkawinan harus diadakan walimah”. (Shahih Jami’us Shaghir no:2419 dan al-Fathur Rabbani XVI:205 no:175).

Islam memandang acara ini bukan hanya sekadar pesta atau berhura-hura. Resepsi pernikahan menurut Islam adalah sebuah bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus tanda resmi akad pernikahan yang sah.

Selain itu resepsi pernikahan juga bisa menjadi sarana pengumuman bagi masyarakat, bahwa antara keudua mempelai telah resmi menjadi suami istri, sehingga masyarakat tidak curiga terhadap perilaku yang dilakukan oleh kedua mempelai tersebut.

Agar sebuah resepsi atau walimah pernikaha tak termasuk ke dalam perkara yang dilarang, agama Islam telah menetapkan adab dalam menyelenggarakan resepi pernikahan menurut syariat Islam adalah seperti berikut ini.

1. Luruskan Niat yang Benar

walimah pernikahan
Mikosouvenir.com

Hendaknya sebuah walimah diselenggarakan dengan niat yang benar yaitu mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Sesuatu hal yang diniatkan dengan baik akan menjadi baik pula, sehingga waktu yang diluangkan dan harta yang dibelanjakan akan menjadi pahala.

Begitu juga sebaliknya, sesuatu hal yang diniatkan kurang baik akan menjerumuskan pelakunya ke ketidak baikan pula seperti maksiat. Maka dari itu niat sangatlah penting lurukan niat yang baik dan benar untuk menikah.

2. Menyediakan Hidangan Sesuai Kemampuan

hidangan resepsi pernikahan
lifestyle.okezone.com

Seorang tuan rumah tidak perlu memberatkan diri untuk menyiapkan hidangan bagi para undanga di luar batas kemampuannya Bersikap sederhana dalam mengadakan resepsi pernikahan akan menghindarkan diri dari utang.

Selain itu, Rasululah juga telah mengajarkan kesederhanaan dalam pelaksanaann walimah ini.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, ia berkata, “Aku melihat Rasulullah SAW mengadakan walimah untuk Zainab, yang tidak pernah diadakan untuk istri-istri beliau lainnya, dan beliau menyembelih seekor kambing.”
Namun, saat mengadakan walimah dengan Shafiyyah binti Huyay RA, Rasulullah SAW tak menyembelih apapun. Dalam walimah itu para undangan tak disuguhi roti maupun daging. Hidangan yang disajikan bagi para tamu undangan hanyalah kurma kering, gandum dan minyak samin.

Jadi bagi kamu yang masih ragu untuk menikah hanya karena khawatir tidak mampu menjamu tamu undangan dengan hidangan yang mewah kini buang jauh-jauh kata-kata itu dari pikiran anda.

3. Mengundang Karib Kerabat, Tetangga dan Rekan-rekan Seagama, Baik Kaya Maupun Miskin

undagan resepsi pernikahan
undagan.id

Mengundang karib kerabat dalam acara resepsi pernikahan dapat mempererat tali silaturahim antara sesama. Sedangkan, mengundang tetangga dapat menambah kebaikan antara tetangga. Selain itu, mengundang kerabat, rekan seagama akan mempererat kasih sayang dan menambahkan rasa cinta antar sesama.

Dalam hadits riwayat Ibnu Majah Nabi bersabda,
“Umumkan nikah.”
Pengumuman ini biasa dilakukan dengan cara resepsi pernikahan dan mengundang orang-orang terdekat untuk datang. Mengundang karib kerabat dalam acara walimah akan mempererat tali silaturahmi.

Mengundang tetangga dapat mendatangkan kebaikan. Mengundang rekan-rekan seagama akan melanggengkan kasih sayang dan menambah rasa cinta. Mengundang orang kaya dan orang miskin akan menghindarkan adanya kecemburuan sosial sebab bisa jadi jika si miskin tidak diundanga, hal itu akan mematahkan hati mereka.

Rasulullah SAW bersabda,
“Seburuk-buruknya hidangan adalah makanan walimah, yang diundang untuk menghadirinya hanyalah orang-orang kaya, sedangkan orang-orang fakir tidak diundang.” (HR Bukhari & Muslim)

Perlu di ingat, Iskam mengajarkan kita semua orang di dunia ini sederajat tidak membeda-bedakan antara satu dengan yang lain. Hal yang membedakan antara manusia hanyalah tingkat ketaqwaan dan hanya Allah SWT yang mengetahui kadarnya.

4. Tidak Berlebih-lebihan

resepsi pernikahan tidak berlebihan
berkahcatering.web.id

Ketika seorang muslim tidak mampu, Islam memperbolehkan mengadakan resepsi pernikahan semampunya. Ketika sedang dalam berkelimpahan rezeki, umat Islam tidak dianjurkan untuk mengadakan walimah pernikahan secara berlebihan.
Allah SWT berfirman dalam Alquran surat al-A’raaf ayat 31 yang artinya :

“Dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

Sekarang ini sering kita jumpai banyak orang yang menggelar walimah pernikahan secara berlebih-lebihan hingga menghabiskan uang berpuluh bahkan ratusan miliar rupiah hanya untuk mencapai kepuasan sesaat.

Berbangga-bangga dan pamer di hadapan sesama manusia untuk menjaga gengsi, yang demikian itu merupakan salah satu bentuk mengkufuri nikmat Allah SWT.

Jika kamu termasuk orang-orang yang berkelebihan harta, alangkah baik kelebihan harta tersebut dibelanjakan untuk kemaslahatan umat.

5. Menyediakan Tempat Terpisah Bagi Tamu Laki-laki dan Tamu Perempuan

kursi pernikahan
mikosouvenir.com

Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya ikhtilath, yaitu percampuran lawan jenis. Allah SWT. berfirman dalam QS. An-Nur: 30-31,
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka.

” Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya.” (QS. An Nur: 30-31)

Meskipun tanpa berhijab, setidaknya beri batas tak kasat mata antara kursi tamu wanita dan laki-laki bagi kursi para tamu. Kamu bisa mengatur kursi laki-laki di sebelah kanan dan kursi wanita di sebelah kiri atau sebaliknya.

Akan sangat mudah dipahami para tamu jika kamu memberikan tanda atau tulisan atau tanda tentang pembagian tempat duduk tersebut.

6. Tidak Mengisi Acara Resepsi Pernikahan dengan Perkara Mungkar

resepsi pernikahan
Vemale.com

Jika undangan sebuah resepsi berisi perkara-perkara mungkar, maka menjadi wajib bagi yang diundang untuk tidak menghadiri undangan tersebut. Kamu tidak mau acara resepsi pernikahanmu sepi tanpa ada yang menghadiri bukan?

Lagu-lagu dengan lirik yang tidak mendidik dapat melalaikan si pendengar dari mengingat allah. Lebih parah lagi jika kehadiran mereka dapat membangkitkan syahwat para tamu undangan.

Meskipun demikian, Islam memperbolehkan penggunaan alat-alat musik yang berupa rebana dalam acara resepsi pernikahan dan acara-acara lainnya seperti reuni misalnya.

Imam Bukhari meriwayatkan dari Khalid bin Dzakwan beliau berkata; Ar Rubayyi’ binti Mu’awwidz bin ‘Afran berkata; “suatu ketika, Nabi SAW masuk saat aku membangun mahligai rumah tangga (menikah).

Lalu beliau duduk di atas kasurku, sebagaimana posisi dudukmu dariku. Kemudian para budak-budak wanita pun memukul rebana dan mengenang keistimewaan-keistimewaan prajurit yang gugur pada saat perang Badar”

Diperbolehkan juga jika kamu ingin menghadirkan senandung-senandung islami seperti sholawat nabi, nasyid yang membawakan lirik-lirik bermanfaat bagi pendengarnya.

7. Sebaiknya Resepsi Pernikahan Diadakan Setelah Dukhul

walimah pernikahan
sidomi.com

Para Ulama’ antar-madzhab sepakat bahwa resepsi pernikahan disunnahkan diadakan setelah dukhul atau terjadinya hubungan intim antara suami dengan istri. Bukan sebelumnya seperti yang biasa terjadi di Indonesia.

Namun, seandainya diadakan sebelum dukhul, tetap mendapat sunnahnya walimah. Jadi jika kamu mengadakan resepsi pernikahan tidak dibarengi dengan akad nikah, hal itu justru dianjurkan.

8. Orang yang Mendapat Undangan Wajib Mendatangi Undangan Pernikahan, Kecuali Halangan Mendesak

mendatangi undangan pernikan
fiqhmenjawab.blogspot.co.id

Setiap muslim wajib mendatangi undangan bagi yang orang diundang ke acara resepsi pernikahan. Rasulullah SAW bersabda,

Apabila salah seorang dari kalian diundang ke walimah, hendaklah ia mendatanginya. (HR Bukhari dan Muslim)
Demikianlah, Islam mengajarkan kepada kita sebagai pengikut agama islam adab resepsi pernikahan. Jika kamu termasuk salah satu dari sekian banyak pihak yang diundang ke resepsi pernikahan sebaiknya ucapkan doa yang biasa diucapkan Rasulullah ketika menghadiri walimah seperti berikut.

“Barakallahu laka wabaraka ‘alaik wa jama’a bainakuma fi khairin” yang artinya semoga Allah memberkahi anda berdua dan mengumpulkan anda berdua dalam kebaikan. (HR. Abu Dawud, Turmudzi dan Ibn Majah)

Leave a Comment